PERBEDAAN SWITCH DAN HUB
Switch
Switch adalah perangkat keras yang bertugas untuk mendistribusikan paket
data dalam suatu jaringan komputer. Switch dapat mengenali topologi
jaringan di banyak layer sehingga paket data sampai ke tujuan dengan
tepat. Dalam jaringan, Switch menyaring dan meneruskan paket antara
segmen LAN. Switch beroperasi pada data link layer (layer 2) dan
kadang-kadang network layer (lapisan 3) dari OSI Reference Model dan
karena itu mendukung semua protokol paket.
Hub atau repeater
Hub adalah perangkat jaringan sederhana dan tidak mengatur alur jalannya
data di jaringan, jadi packet data yang melewati Hub akan dikirim
(broadcast) ke semua port yang ada. Hub umumnya digunakan untuk
menghubungkan segmen LAN. Ketika sebuah paket tiba di satu port, paket
data itu dicopy ke port lainnya sehingga semua segmen LAN bisa melihat
semua paket data. Hal ini dapat membuat hub menjadi collisions dan
memperlambat jaringan.
Hub dan Switch memiliki banyak perbedaan antara lain :
- Perbedaanya pertama terletak pada colloision control, di mana pada Hub memiliki satu collision untuk semua port sedangkan untuk switch biasanya pada setiap port memiliki colloision control sendiri-sendiri. Colloision control merupakan pengontrol transmisi data atau informasi dalam kabel jarinagn LAN sehingga tidak terjadi tabrakan data.
- Pada dasarnya, hub hanya memiliki 4 sampai dengan 12 port sedangkan untuk switch umumnya memiliki port yang lebih banyak.
- Switch umumnya jika ditinjau dari keamanan, memiliki tingkat keamanan yang lebih ketat jika dibandingkan dengan Hub.
- Switch dalam kecepatan transfer data pun lebih cepat jika dibandingkan dengan hub.
- Hub memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan switch
- Hub dipengaruhi oleh jumlah port, jika semakin banyak dan besar maka kesepatan proses transmisi semakin lambat berbeda halnya dengan switch karena jumlah port tidak mempengaruhi kecepatan transmisi data.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar