Kamis, 06 Agustus 2015

BLC TELKOM. Membuat VM (Virtual Machine) di PROXMOX Menggunakan KVM

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Membuat VM (Virtual Machine) di PROXMOX Menggunakan KVM

Kernel-Based Virtual Machine (KVM) adalah salah satu teknologi virtualisasi yang dikembangkan oleh Linux. KVM adalah sebuah solusi untuk melakukan virtualisasi pada Linux dengan hardware type 64 bit.

1. Untuk membuat VM baru, menggunakan remote web klik pada Create VM pada pojok kanan atas


2. Akan meuncul tampilan berikut,
Isi VM ID dan Name(nama debian tersebut) >> next.


Keterangan pembuatan VM menggunakan KVM :
1. VMID, merupakan ID dari masing-masing VM yang telah dibuat, diantara VM yang telah dibuat tidak diperbolehkan.
2. Node, Komputer server yang digunakan untuk menginstall VM, dalam hal ini adalah komputer Proxmox.
3. Name, merupakan penamaan yang akan diberikan ke VM.
4. ISO Storage,secara default merujuk ke Local Directory kecuali apabila ada
 storage yang lain.
5. Installation Media, untuk install VM dapat menggunakan CD/DVD atau juga
dapat menggunakan file ISO yang diupload melalui menu ISO images. Perlu
diketahui bahwa maksimal file ISO yang bisa diupload maksimum adalah 2GB.

3. Guest Type, sebagian besar Linux terbaru menggunakan kernel 2.6. Jika
menggunakan sistem yang lain misalkan Windows maka sesuaikan.

Pilih "Linux.3X/2.6 Kernel (126) >> next.


4. Klik bagian "ISO Image" >> masukan ISO yang sudah di download tadi >> next.


5. Masuk pada pembagian Hardisk.
Disk Storage, kita bisa menentukan lokasi dan ukuran hardisk virtual yang dibuat, secara umum digunakan IDE dengan format VMDK (VMWare Disk) agar mudah dan fleksibel digunakan oleh virtual machine jenis lainnya seperti VMWare dan VirtualBox. Secara default ukuran hardisk menggunakan ukuran jenis dynamic image dalam arti sebenarnya adalah penggunaan hardisk sesuai dengan yang dipakai oleh VM walaupun sudah ditentukan ukuran hardisknya sebelumnya. Seperti contoh, meski kita menetapkan ukuran hardisk sebesar 20GB akan tetapi VM baru memakai sebesar 10GB, maka ukuran image juga akan berukuran 10GB.


6.  Memory (MB), yaitu menentukan besar memory yang digunakan oleh guest OS, sebaiknya apabila menggunakan ukuran maksimal gunakan sebesar 50% dari memori fisik.

 Isi pembagian memory jika sudah klik next.


7. Network, Secara default akan menggunakan jaringan tipe Bridge Nettworking agar antara VM dan host bisa saling berkomunikasi seperti 2 komputer yang berbeda. Apabila dalam komputer Proxmox memiliki lebih dari satu Network Card bisa dibuat lagi bridge network tambahan untuk keperluan yang berbeda.

Isi VLAN Tag sesuai dengan VM ID yang tadi >> Next.


8. Langsung kllik Next saja.



9. Maka akan muncul VM tadi di sebelah kiri tersebut.


10. Start at boot, berikan tanda centang untuk pilihan ini bila ingin VM akan aktif secara otomatis ketika Proxmox dihidupkan atau restart. 

Pilih bagian menu options >> Cari tulisan start boot >> klik 2x >> klik bagian kotak kecil(untuk menghidupkan VM) >> jika sudah klik Ok.


Sekian dari saya,,,

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar